Tab Pages

Tuesday, March 3, 2015

Review : A Week To Forever by Stephanie Zen


Judul : A Week to Forever
Penulis : Stephanie Zen
Seri : -
Genre : Christian Romance
Penerbit : Gramedia Pustakan Utama
Tahun Terbit : Agustus 2014
My rating 


Amaya Jasmine tidak menyangka bahwa dalam perjalanan dinasnya ke SIngapura dia akan kembali bertemu dengan seseorang dari masa lalunya, seseorang yang pernah mengisi hatinya tapi tak pernah terwujud. Amaya tak percaya bahwa Dirga masih ingat dengan tempat makanan favoritnya, bahkan masih ingat dengan detail segala tentang Amaya. Jauh di lubuk hatinya dia ingin mengatakan perasaannya pada Dirga yang dia pendam sewaktu mereka berteman dalam kelompok sel gereja, tapi Amaya mengurungkan niatnya karena tahu bahwa tidak mungkin Dirga menyukai dirinya, dan ada hal penting yang membuatnya harus melupakan semua itu. Sebuah cincin yang melingkar di jarinya, Amaya sudah bertunangan dan akan menikah dengan orang lain.
Dirgantara Hidayat tahu bahwa bahwa tidak ada sebuah kebetulan dan yakin bahwa pertemuan yang tak terduga dengan Amaya adalah jawaban dari doanya selama ini. Dirga menemukan sosok wanita yang selama ini dia inginkan dalam diri Amaya dan Amaya begitu cocok dengan dirinya dalam segala hal, akan tetapi karena kondisinya saat itu, membuat dia tidak bisa menyatakan cintanya pada Amaya dan dia lebih memilih untuk fokus dengan tujuannya semula sambil terus berdoa meminta petunjuk dari Tuhan. Setelah 5 tahun tak bertemu, akhirnya Dirga merasa Tuhan sudah menjawab doanya, akan tetapi tak seperti yang dia sangka dan mungkin jawaban doanya adalah tidak.

Baru kali ini aku membaca sebuah buku dengan 2 kategori, Metropop dan ChRom (Christian Romance). Membaca buku ini mendapat banyak 'tamparan' dan banyak nilai rohani yang terkandung di dalamnya. Selain kita harus menyerahkan urusan jodoh di tangan Tuhan dan bukan atas kehendak kita sendiri, kita juga harus percaya bahwa Tuhan pasti berikan jalan keluar, bahkan yang tidak terduga.
Walaupun logo yang terpampang di cover depan novel adalah Metropop, tapi aku rasa ini murni novel ChRom deh. Terlepas novel ini untuk pembaca nasrani atau non nasrani, aku suka banyak sisi positif dari cerita ini. Novel ini adalah karya Stephanie Zen yang aku baca, dan aku cukup menikmati gaya penulisannya yang ringan dan tidak bertele-tele. Sedikit minus, akhir ceritanya sedikit dipaksakan dan tergesa-gesa sih menurutku, ya mungkin karena dari bab pertama sampai penghujung cerita hanya menceritakan kisah Amaya dan Dirga saja, jadi ketika ada peran dan tokoh lain masuk, jadi porsinya kurang. Tapi overall, aku tetap menyukai novel ini. (mungkin karena sudah lama nggak baca novel rohani kayanya.. hahahaha..)




15 comments :

  1. saya pernah nih ikutan giveaway berhadian novel ini dari penulisnya langsung, disuruh tebak AWTF itu kepanjangannya apa? nah, waktu itu cover-nya saja belum rilis, jadi kami nggak ada yang tahu. cuma dikasih klu dari beberapa gambar. saya submit jawabannya, dan ternyata jawaban saya salah. kalah deh. hahaha.
    sebelum novel ini terbit, si author juga nerbitin buku yang genre-nya jelas-jelas chromance, Between The Raindrops. terakhir kali saya baca bukunya Zen yang Perhaps you beberapa tahun lalu. itu buku pertamanya bergenre chicklit. tapi kuperhatikan kayaknya sekarang tulisan Zen pada lengket banget dengan hal religi ya. Perhaps You dulu masih terbilang standar, tidak terlalu mencolok. kadang saya jadi agak ragu untuk membacanya karena takutnya nggak begitu paham. termasuk yang satu ini. tapi tetep pengin baca sih karena banyak yang bilang bagus. apalagi di review ini dibilangnya masih cocok untuk non kritiani. oke, mungkin amannya saya minjem aja kali ya daripada beli, takutnya kecewa. hehehe. :p

    ReplyDelete
  2. kak, thanks udah share buku ini. aku belum pernah baca karya Sthepanie Zen. aku jadi pengin beli ke toko buku deh. kira-kira buku ini endingnya happy ending atau sad ending ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. aduh.. spoiler gak yaaa... clue aja deh yaa, aku suka baca buku yang happy ending.. ^^

      Delete
  3. Wahhhhh aku pensaran banget sama ceritanyaa:) mau baca nihhh
    thanks atas reviewnya kak:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yuk dibaca ^^ bagus kok ceritanya..

      Delete
  4. Saya termasuk fans dengan karyanya Stephanie Zen. Nah, sejak awal liat novel ini, saya langsung tertarik dengan ceritanya. Saya setuju dgn kakak bahwa penulisan Kak Stephanie Zen itu tdk bertele-tele. Saya jg suka dengan gaya penulisannya. Thanks udah riview. Jdi tambah penasaran.
    Oh iya udah baca One Last Change belum? Menurut saya itu bukan novel religi kok.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah belum baca.. thank you buat masukannya, habis ini baca One Last Change deh..^^

      Delete
  5. Terakhir aku baca buku kak Stephanie Zen yang judulnya Perhaps You. Menarik dan aku juga suka alur ceritanya. Aku jadi lebih tertarik baca karyanya yang lain tapi masih bingung. Kayaknya buku ini bisa jadi pilihan deh. Suka sama covernya jugaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, covernya bagus.. lebih terasa elegan dan dewasa.. ^^

      Delete
  6. aku suka sama alurnya, hehe jadi tertarik untuk baca buku ini walaupun belum pernah baca karyanya Stephanie Zen *kudet banget* :"D

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya juga kudet kak.. baca yang lagi dipengen baca aja..^^

      Delete
  7. “Membaca buku ini mendapat banyak ‘tamparan’ dan banyak nilai rohani yang terkandung.”
    Jadi pengen tahu ‘tamparan’ yang dimaksud-kan itu apa. Selain itu covernya juga pas banget dengan sinopsis yang tertera di postingan. Pengan tahu juga lebih lanjut hubungan rumit Amaya dan Dirga. Apalagi ada unsur takdir yang coba diangkat oleh penulis. Makin pengen banget buat baca~~

    ReplyDelete
    Replies
    1. baca aja kak, siapa tahu juga mengena ceritanya.. ^^

      Delete
  8. “Walaupun logo yang terpampang di cover depan novel adalah Metropop, tapi aku rasa ini murni novel ChRom deh.”

    Wahh~~baru tahu kalau ternyata ada juge novel dengan genre ChRom (kelihatan kudet-nya -.-) saya juga setuju bahwa terlepas novel ini untuk pembaca nasrani atau no nasrani, banyak sisi positif dari cerita ini karena menurutku cerita romance yang menarik itu yang mampu memberikan banyak sisi positif kepada para pembacanya. Tidak sekedar menunjukkan kelihaian menulis atau keindahan cerita yang disuguhkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku juga baru tahu kalau GPU ada category baru ChRom dan memang novel ini full menceritakan tentang sisi kerohanian kak.. ^^

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...