Tab Pages

Tuesday, August 19, 2014

The Bridgerton's: Happily Ever After by Julia Quinn


  

Judul : The Bridgerton's: Happily Ever After (Bahagia Selamanya)
Penulis :  Julia Quinn
Seri : Bridgerton Families #9
Genre : Historical Romance
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : Februari 2014
My Rating :



Walaupun Series Bridgerton telah berakhir, tapi cerita tentang delapan bersaudara ini memang susah dilupakan. karena itu, Julia Quinn membuat lagi Epilog tambahan untuk mereka dan membuat Series ini berakhir dengan begitu indahnya.

The Duke And I

Argghh.. iri banget sama couple satu ini.. Daphne dan Simon emang paling juaranya mesra..!! Simon akan mendapat kejutan besar dari Daphne dan akan bertambah besar seiring 8 bulan berjalan.. hihihi.. Di epilog kali ini misteri surat ayah Simon akan terkuak saudara-saudara.

The Viscount Who Loved Me

Ya ampun, Anthony dan kate ini masih aja saling bersaing dan masih sama-sama keras kepalanya. Bagi yang kangen dengan keseruan Pall Mall Bridgerton yang penuh intrik, bisa bernostalgia lewat epilog ini.

An Offer From a Gentleman

Masih ingat dengan cerita Sophie dan Benedict? Kalau masih ingat, berarti masih ingat dengan Posy, sudara tiri Sophie. Posy memilih untuk membela Sophie dan menentang tindakan jahat ibunya dan kini Posy tinggal di bawah perlindungan Violet, ibu Benedict. Sophie mendapatkan HEA-nya bersama Benedict dan dia juga ingin Posy mendapatkan HEA-nya juga.

Romancing Mister Bridgerton

Epilog ini menceritakan kejadian setelah Penelope membongkar identitasnya. Dan pada saat itu, Eloise tengah kabur dari rumahnya untuk menemui Phillip. Collin yang saat itu sudah menikah dengan Penelope menyarankan agar Penelope mengatakan rahasianya pada Eloise sendiri sebelum sahabatnya itu mendengar dari orang lain. Penelope pun takut sahabatnya itu akan marah ketika mengetahui kebenarannya dan Penelope bingung tidak tahu harus menceritakannya pada Eloise karena tidak ingin merusak hari pernikahan Eloise.

To Sir Phillip, With Love

Epilog ini bercerita tentang anak tiri Eloise, Amanda. Yang berbeda, cerita ini diceritakan dari sudut pandang orang pertama yaitu Amanda sendiri. Dalam ceritanya, Amanda tumbuh menjadi gadis muda yang cerdas dikarenakan Eloise, ibu tirinya. Amanda begitu bersyukur, ayahnya menikah dengan Eloise dan membawa banyak perubahan dalam keluarga mereka. Amanda pun menceritakan bagaiman dia bertemu dengan calon suaminya.

When He Was Wicked

Sama dengan novelnya, epilog tentang Francesca begitu sedih tapi juga mengharukan. Memang diantara kedelapan anak Bridgerton, Francesca yang paling pendiam. Dirinya cenderung introvet bahkan di epilog kali ini kita bisa begitu merasa melow. Yup, tapi jangan melow kelamaan karena Francesca dan Michael pasti juga mendapat HEA kedua mereka.

It’s In His Kiss

Hyacinth yang selalu membuat pusing ibunya karena kelugasannya, tak mengira bahwa dia juga akan memiliki putri yang sama seperti dirinya. Ya, Isabela kini tumbuh besar seperti Hyacinth, cerewet dan aktif. Dan ternyata di epilog kali ini Hyacinth rupanya masih mencari harta karun yang tak kunjung dia temukan di rumah Gareth.

On the Way to the Wedding

Epilog kedua menceritakan kejadian setelah Lucy melahirkan bayi kembarnya, kelanjutan daeri epilog sebelumnya. Mengharu biru deh.. Ternyata tidak semudah itu Gregory mendapat HEA nya, karena dia terancam akan kehilangan orang yang paling dia cintai.

Violet in Bloom

Aku mewek berat sehabis membaca cerita tentang Violet Bridgerton dan menurutku memang sudah selayaknya kisah ibu dari 8 bersaudara ini diceritakan. Di sini diceritakan bagaimana Violet bertemu dengan Edmund Bridgerton dan mereka menikah muda. Saat mengandung Hyacinth, Edmund meninggal dan Violet begitu kehilangan. Tapi Violet adalah seorang ibu yang tegar demi ke delapan anaknya dan cinta Violet tetap abadi hanya untuk Edmund.

description

Overall, Bridgerton's Happily Ever After. Kereeenn...

Friday, August 8, 2014

My Wicked Marquess by Gaelen Foley


My Wicked Marquess - Rahasia Sang Marquess (Inferno Club, #1)

Judul : My Wicked Marquess (Rahasia Sang marquess)
Penulis :  Gaelen Foley
Seri : The Inferno Club #2
Genre : Historical Romance
Penerbit : Dastan Books
Tahun terbit : Juli 2012
Rating : 



Setelah menyelesaikan misinya, Max St. Albans, Marquess of Rotherstone, kembali ke London dan berniat untuk mencari seorang istri dari kalangan atas yang baik-baik untuk mengembalikan status nama baik keluarganya. Max mengutus pengacaranya untuk mencari informasi dan terdapat 5 kandidat untuknya. Max tertarik dengan kandidat terakhir karena gadis itu rupanya dijuluki 'gadis penolak lamaran' dan terakhir menolak lamaran Lord Carrew, musuh Max dari kecil. Max semakin ingin mendapatkan gadis itu karena ternyata tidak hanya cantik, tapi hatinya begitu baik.
Miss Daphne Starling selalu menolak lamaran yang ditujukan padanya karena dia tidak ingin menikah dengan seorang pria yang dominan dan tidak menghargai istrinya seperti kebanyakan pernikahan kalangan atas kebanyakan. Sampai pada suatu saat Daphne tertarik pada pria yang selalu menolongnya dan pria itu dijuluki 'Demon Marquess' salah satu anggota club Inferno yang penuh skandal.
Max menyukai Daphne dan melamar gadis itu akan tetapi rupanya Daphne menolak lamaran Max dikarenakan Daphne mengetahui perjanjian yang dibuat max dengan Lord Starling. Daphne hanya mau menikah dengan Max dengan syarat Max harus bisa menghargai Daphne dan saling terbuka satu sama lain. Max menyanggupi permintaan Daphne dan memberikan semua yang Daphne inginkan akan tetapi Max juga mempunyai rahasia yang tidak bisa dia katakan pada siapapun juga.

Aku saranin kepada kalian yang ingin membaca Series Inferno mulai membaca dari buku pertamanya. Yup, kenapa? Karena aku membaca buku keduanya terlebih dahulu dan bingung. Walaupun diceritakan sekilas, tapi di buku pertama series ini tentang ordo St Michael, dewan Promothea, dan kejadian Drake diceritakan lebih detail.
Jangan kaget ketika membaca epilognya, karena tidak seperti kebanyakan HR, epilognya dibuat 'to be continued..' sehingga membuat pembaca penasaran dan ingin baca kisah selanjutnya.

Tuesday, August 5, 2014

Telling Tuesday #10 : Agustus 2014

Haloo.. How are you ? Kita sekarang sudah memasuki bulan Agustus..!! Nggak terasa yah.. Oia, sebelum memulai Telling Tuesday untuk bulan Agustus, Bookish Roomie mau mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri" bagi teman-teman yang merayakan. Maafin aku ya kalo banyak salah.. 

 (klik gambar buat yang ingin tahu, Telling Tueday tu apa.. hehehe)

Tanpa panjang lebar lagi, yuk langsung saja, kita tengok Telling Tuesday bulan Agustus... jreng.. jreng..

Buku yang sebelumnya aku baca :
  • How to Marry a Millionaire Vampire by  Kerrelyn Sparks (review bisa dilihat di sini)
  • Tempt Me At Twilight by Lisa Kleypas (review bisa dilihat di sini)
  • Guarding a Notorious by Olivia Parker (review bisa dilihat di sini)
  • Practice Make Perfect by Julie James (review bisa dilihat di sini)

Friday, July 25, 2014

How to Marry a Millionaire Vampire by Kerrelyn Sparks


How to Marry a Millionaire Vampire (Love at Stake, #1) 

Judul : How to Marry a Millionaire Vampire
Penulis :  Kerrelyn Sparks
Seri : Love At Stake #1
Genre : Paranormal Romance
Penerbit : Kindle Edition
Tahun terbit : Maret 2009
My Rating : 



Roman Draganesti adalah vampire pemilik dari Romatech Industries yang terkenal dengan pembuatan darah sintesis yang bertujuan untuk membantu umat manusia dan sekaligus membuat vampire modern tidak lagi menghisap darah dari leher manusia melainkan meminumnya. Tapi malam itu, karena percobaan terbaru dari ilmuwannya, Lazlo, membuat salah satu taring Roman patah dan tertancap pada boneka percobaan, VANNA. Malam itu juga, Roman harus segera mendapatkan tindakan dari dokter gigi agar giginya bisa kembali tersambung. Dikarenakan tidak ada dokter gigi vampire, maka mau tak mau, Roman harus menemui dokter gigi mortal (sebutan untuk manusia).
Shanna Whelan, seorang dokter gigi yang sedang menjalani kehidupan membosankannya dalam program perlindungan saksi. Tapi rupanya malam itu, keberadaannya diketahui oleh mafia Russia yang sedang mengejarnya. Tanpa diduganya sosok tampan dan misterius telah menolongnya dan membawa Shanna ke rumah pria itu yang penuh dengan penjaga Scotland masa lampau. Pria itu meminta Shanna untuk mengobati giginya dan Shanna mengira orang itu aneh karena pria itu menginginkan Shanna menembel gigi yang tak normal, mirip seperti gigi binatang buas.
Roman tak mengira bahwa wanita yang ditolongnya begitu spesial, dan susah untuk dihipnotis. Roman tidak pernah begitu menginginkan wanita sepeti yang dia rasakan pada Shanna, tapi Roman khawatir bagaimana jika Shanna tau bahwa dia adalah vampir. Apakah Shanna akan membunuhnya seperti mortal pemburu vampir yang lainnya.

Monday, July 21, 2014

Practice Make Perfect by Julie James


Practice Makes Perfect 

Judul : Practice Make Perfect
Penulis :  Julie James
Seri : -
Genre : Contemporary Romance
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : Februari 2012
My Rating : 



Setelah delapan tahun berjuang begitu keras untuk bisa menjadi Partner di firma hukum tempatnya bekerja, Payton Kendall dan J.D Jameson menghadapi kenyataan pahit ternyata kursi partner hanya tersedia untuk 1 orang saja. Kecewa tentu saja, tapi itu tidak  menyurutkan semangat mereka berdua untuk mendapatkan posisi tersebut. Dari mula mereka berdua memang sudah terkenal dengan kemampuan hebatnya masing-masing dan sebenarnya mereka berdua juga saling bersaing.
Payton ingin mendapat posisi tersebut demi membuktikan bahwa wanita juga mampu untuk sukses. Sedangkan J.D ingin mendapatkan posisi tersebut karena ingin membuktikan dia bukan sekedar anak manja yang bergantung pada kekayaan orang tua. Persaingan ketat dimulai, dan bahkan sampai persaingan yang tidak sportif yang saling merugikan satu sama lain. Tanpa mereka sadari bahwa sebenarnya benci berbeda tipis dengan cinta.


Ini buku karangan Julie James yang pertama aku baca. Awal membaca buku ini berasa formal, karena jujur topik yang diangkat mengenai law firm dan seputar dunia pengacara. Agak gak mudeng sebenernya. Apalagi di awal, kedua tokoh ini saling bersaing dan saling membenci satu sama lain. Tapi ketika konflik memuncak di saat pemberitahuan Ben mengenai ketersediaan posisi partner hanya satu, mulai seru banget ceritanya. Nggak rugi meluangkan waktu buat membaca buku Julie James ini dan rupanya JJ lulusan fakultas hukum, jadi pantas saja, si penulis menguasai banget topik yang diangkatnya. Dua jempol. Secara aku nambah wawasan juga seputar dunia lawyer dengan membaca buku ini.
Kyaaa... makin suka sama ini buku, endingnya nggak terduga banget. Membuat aku tersenyum puas, menurutku nggak ada yang lebih membahagiakan dengan ending seperti itu.. hehehehe..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...